Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

5 Teknologi Baterai Tahan Lama

Bagi pengguna ponsel dimana pun berada, pasti mengharapkan baterai yang bisa bertahan lebih lama dan waktu untuk mengisi ulang daya lebih cepat. Memang beberapa ponsel dan smartphone keluaran terbaru menggunakan baterai dengan kemampuan yang semakin besar, tetapi permasalahannya adalah waktu mengisi ulang baterai tersebut yang lama, sekitar 1 sampai 3 jam tetap menjadi kendala.

Beberapa peneliti di dunia semakin intens mencari teknologi baterai yang bisa bertahan lebih lama dan isi ulang daya semakin cepat. Berikut  5 teknologi baterai yang bisabertahan lebih lama dan mengisi ulang daya lebih cepat :
  1. Baterai Porous Silicon Li-ion. Teknologi baterai yang menggunakan bola mikroskopis silikon berpori untuk anoda ini mampu melepaskan ion lebih cepat. Penyimpanan baterai ini lebih banyak tiga kali dibandingkan dengan baterai ponsel biasa dan waktu isi ulangnya hanya 10 menit untuk sekali isi ulang. Baterai ini sepertinya siap diterapkan dalam dua atau tiga tahun ke depan.
  2. Baterai Sulfur Yang Dilapisi Karbon Nanofiber. Teknologi baterai sulfur dilapisi karbon nanofiber dan elektrolit aditif ini membuatnya lebih unggul daripada baterai lithium. Hasilnya empat sampai lima kali lebih besar dibandingkan dengan penyimpanan energi menggunakan baterai lithium ion.
  3. Baterai Lithium Air Carbon. IBM bekerja sama dengan para peneliti, laboratorium pemerintah dan para pemimpin industri, bekerja untuk membuat proyek yang diberi nama Proyek 500. Proyek ini sebenarnya digunakan untuk mobil listrik. Tapi cara kerjanya baterai Lithium Air carbon ini ditiru untuk baterai ponsel, prinsip kerjanya adalah oksigen dari udara bereaksi dengan lithium ion membentuk lithium peroksida pada matriks karbon setelah diisi ulang, oksigen diberikan kembali ke atmosfer dan lithium berjalan kembali ke anoda. IBM akan mendemonstrasikan teknologi Lithium Air Carbon pada tahun ini.
  4. Baterai Tin Anode Li-ion. Para peneliti dari Washington State University mengembangkan baterai yang mampu meningkatkan anoda dengan mudah melalui bahan-bahan seperti timah. Teknologi ini memungkinkan dapat menyimpan kapasitas baterai tiga kali lebih banyak dan memungkinkan baterai diisi ulang jauh lebih cepat ke ponsel kita. Baterai ini akan terwujud secara komersial dalam satu atau dua tahun ke depan.
  5. Baterai Nanocrystal. Peneliti dari California of University menggunakan 80 baris paralel  nanocrystal yang biasa digunakan dalam baterai Li-ion.  Dengan bahan nanocrystal ini pengisian baterai lebih cepat dan dapat diproduksi dengan biaya murah.

Google Kini Masuki Bisnis Ritel

Google Store
Di antara raksasa teknologi dunia, Google jelas tertinggal dalam hal toko ritel. Dalam hal toko ritel ini, Apple Inc. menjadi leader karena tidak hanya jumlah toko yang sangat banyak, tetapi juga pengunjung serta penjualannya yang sangat bagus. Diperkirakan sedikitnya ada 300 juta pengunjung toko ritel Apple Inc semenjak Oktober 2011. Langkah Apple Inc. ini kemudian diikuti oleh Microsoft. Microsoft mungkin menyadari betapa pentingnya toko ritel bagi mereka sehingga berencana membangun sebanyak mungkin toko ritel untuk produk mereka.  

Tentu saja Google sampai saat ini belum memiliki satupun toko ritel milik mereka sendiri. Biasanya mereka punya spot tertentu di toko eletronik lain untuk memajang produk mereka seperti ChromeBook. Namun dengan  hanya spot yang sangat kecil mungkin kurang cocok dengan Google yang produknya semakin hari semakin bertambah sehingga sangat logis bagi Google mendirikan toko ritel sendiri.

Beberapa artikel di situs teknologi hari ini mengindikasikan kemungkinan Google mendirikan toko ritel milik mereka sendiri. Bagi saya tentu sangat logis Google membuka toko ritel miliki sendiri agar konsumen lebih bisa berinteraksi dengan produk-produk Google seperti Nexus 4 yang sangat laku.

Pembukaan toko ritel Google ini tentu saja akan men-drive pengunjung untuk berkunjung dan mencoba produk Google. Dengan demikian, konsumen dapat langsung mencoba dan memutuskan untuk membeli apa yang mereka inginkan, apakah smartphone, tablet, Google TV, atau sekadar mencoba produk masa depan seperti Google Glass dan Driverless Car.

Saya rasa kebutuhan toko ritel bagi Google juga akan semakin meningkat terkait dengan Google Glass. Dengan harga awal 1.000 USD, tentu saja konsumen ingin betul-betul mengetahui kemampuan kacamata khusus ini sehingga kemudian bisa memutuskan untuk membeli. Jika ternyata tidak dapat mencoba langsung, tentu saja akan masih ada keraguan konsumen untuk membeli. Dengan adanya toko ritel, Google bisa menempatkan (paling tidak prototipe) dari Google Glass sehingga konsumen bisa mencobanya.

Bila kita lihat di sisi lain, seperti smartphone dan tablet, Nexus 4 dan Nexus 10 cukup bagus responnya dari konsumen. Khusus untuk Nexus 4 seringkali di Google Play mengalami out of stock karena ketersediaan yang sangat sedikit. Ini mengindikasikan bahwa brand Nexus semakin banyak peminatnya. Peminat ini tentu saja terlebih dahulu ingin mencoba dan kemudian memutuskan untuk membeli. Dengan adanya toko ritel Google keinginan konsumen tersebut bisa terwujud.

Ujungnya tentu saja Google bisa meningkatkan penjualan produk fisik mereka. Perlu kita ketahui, sebagian besar pendapatan Google berasal dari iklan online. Dengan adanya toko ritel, variasi pendapatan Google akan bertambah dan bisa menjadi jalan yang cukup bagus untuk terus mem-push karyawan Google agar bisa menghasilkan produk fisik yang lebih banyak.

Namun tentunya, pendirian toko ritel tersebut bukan tanpa masalah. Pertama, toko ritel merupakan investasi jangka panjang. Hal ini akan memberikan risiko keuangan bagi Google. Terutama dari sisi pengeluaran, jelas sekali Google akan mengucurkan banyak uang bagi pendirian toko ritel. Hal ini setidaknya akan memengaruhi kondisi keuangan Google. Artinya butuh analisis yang lebih mendalam apakah toko titel Google benar-benar dibutuhkan karena selama ini Google masih bisa memiliki spot tertentu di toko elektronik lain dengan biaya yang jauh lebih rendah.Jika masih bisa menampilkan produk dengan biaya rendah, mengapa harus mendirikan toko ritel sendiri.

Kedua, pada dasarnya Google bukanlah perusahaan yang bisa mengontrol produknya secara end to end seperti Apple Inc. Google bukanlah perusahaan hardware dan software sekaligus seperti Apple Inc. Ini artinya Google bergantung kepada perusahaan lain untuk menghasilkan produk hardware mereka seperti smartphone dan tablet serta laptop ChromeBook. Dengan demikian, Google tidak bisa mengontrol ketersediaan produk yang bisa saja kurang atau berlebih untuk suatu toko tertentu. Kasus sold out-nya Nexus 4 bisa dijadikan contoh betapa Google sangat lemah dalam memprediksi kebutuhan konsumen sehingga memesan sangat sedikit Nexus 4 kepada LG.

Ketiga, sebenarnya produk Google hanya dimiliki setengah saja oleh Google. Mengapa demikian? Meskipun memiliki brand Nexus untuk smartphone dan tablet, produk tersebut merupakan buatan LG, Samsung dan ASUS. Demikian juga laptop ChromeBook  yang dibuat oleh ACER dan Samsung. Ini artinya masing-masing perusahaan tersebur juga telah menjual produk Google di toko ritel mereka sehingga jika Google masih mendirikan toko ritel sendiri mungkin akan mubazir.

Keempat, Google perlu merekrut karyawan baru untuk toko ritel mereka. Tidak hanya akan menambah karyawan (kini jumlahnya lebih dari 53 ribu di seluruh dunia) Google pun perlu melatih mereka agar terampil menjajakan produk Google. Hal ini tentu bukan perkara mudah, baik dari sisi perekrutan, biaya maupun jumlah karyawan yang semakin membengkak.  

Alasan tersebut di atas merupakan sebagian dari alasan mengapa Google tidak seharusnya mendirikan toko ritel sendiri. Google mungkin hanya perlu menggenjot penampilan mereka di toko-toko elektronik seperti Best Buy sehingga bisa menjual lebih banyak dengan biaya yang lebih murah. Jikapun dibutuhkan toko ritel mungkin hanya untuk produk yang benar-benar dihasilkan oleh Google, seperti Google Glass dan internet super cepat. Hal ini akan mendorong Google membuat Speciality Store yang hanya menjual produk miliki Google sendiri secara eksklusif.

10 ahli Teknologi Paling Berpengaruh di Dunia

Berikut 10 ahli Teknologi Paling Berpengaruh di Dunia


1. Salman Khan
1. Salman Khan 
Salman adalah pencetus khanacademy.org, sebuah platform pendidikan online gratis dan organisasi nirlaba. Misi Khan melalui situs itu adalah memberikan pendidikan berkualitas dunia pada semua anak secara gratis.

Khanacademy memiliki sekitar 3000 kursus singkat yang bisa diakses anak-anak. Mereka bisa belajar secara mandiri di sini.

Berkat inisiatif positifnya tersebut, Khan telah meraih berbagai penghargaan bergengsi. Seperti Microsoft Tech Award for Education.
 

2. Ben Rattray
2. Ben Rattray 
Ben adalah pendiri situs Change.org. Ini adalah situs yang mewadahi berbagai organisasi untuk menyalurkan aspirasi mereka secara bebas namun bertanggungjawab.

Organisasi seperti Amnesty International dan Humane Society membayar situs tersebut utuk melakukan kampanye perubahan sosial.

Jutaan orang juga mengakses situs untuk menandatangani berbagai petisi online dengan tema bermacam-macam. Dari soal lingkungan, kesehatan sampai makanan.
 

3. Henrik Schrfe
3. Henrik Schrfe  
Henrik adalah profesor di Universitas Aalborg, Denmark. Dia juga menjabat sebagai direktur di Center for Computer-mediated Epistemology.

Namanya menjadi terkenal setelah berhasil membuat robot yang wujudnya sama persis dengan dirinya sendiri. Si robot dinamakan sebagai Doppelgänger.

Henrik pun dianggap mampu merevolusi hubungan antara manusia dengan robot menjadi semakin erat.
 

4. Anonymous
4. Anonymous 
Anonymous memang bukan nama orang. Nama ini merujuk pada sebuah kelompok hacker yang pernah bikin kehebohan belum lama berselang.

Aksi Anonymous sering dijuluki sebagai hacktivist. Sebab aksi hack mereka punya misi politik tertentu.

Dalam aksinya, mereka menyasar berbagai institusi terkenal. Bahkan termasuk lembaga intelijen FBI dan CIA.
 

5. Pete Cashmore
5. Pete Cashmore 
Di usia 19 tahun, Pete mendirikan blog teknologi Mashable. Saat ini, Mashable telah menjelma menjadi salah satu media teknologi paling berpengaruh.

Mashable memberitakan hampir segala hal yang berhubungan dengan teknologi dan punya banyak pengakses. Seperti gadget, media sosial dan bisnis.

Nama Pete pun melambung. Dia sebelumnya telah masuk dalam berbagai daftar bergengsi, seperti Top 25 Web Celebs versi Huffington Post.
 

6. Marc Andreessen
6. Marc Andreessen 
Marc dikenal sebagai pendiri Netscape yang dulu sempat terkenal dengan produk browser. Dia punya beragam profesi, dari teknisi, entrepeneur sampai investor.

Marc mendirikan berbagai perusahaan teknologi berbeda. Dan beberapa kemudian dijual pada perusahaan yang lebih besar.

Sampai sekarang, nama Marc tetap dianggap berpengaruh di jagat teknologi. Dia menjadi pemodal banyak perusahaan termasuk Twitter. Dia juga masuk dewan pimpinan di Facebook, eBay dan HP.
 

7. Sheryl Sandberg
7. Sheryl Sandberg 
Sheryl menempati posisi mentereng di Facebook. Jabatannya sebagai Chief Operating Officer membuatnya jadi tangan kanan Mark Zuckerberg, sang founder sekaligus CEO.

Sejak gabung di Facebook tahun 2008, Sheryl memang menjadi sosok penting di situs jejaring terpopuler dunia itu. Lulusan Harvard Business School ini menjadi sosok kunci dalam masa depan bisnis Facebook yang kini masuk ke bursa saham.

Tahun lalu, Sheryl dinobatkan majalah Forbes sebagai wanita paling berkuasa nomor lima di dunia. Meski begitu sibuk dengan urusan bisnis di Facebook, Sheryl masih punya waktu membesarkan dua anaknya bersama sang suami.
 

8. Tim Cook
8. Tim Cook 
Tim Cook adalah salah satu sosok yang mulai terkenal di jagat teknologi saat ini. Statusnya sebagai CEO Apple membuatnya banyak muncul di media massa.

Tim Cook resmi menjadi CEO Apple pada 21 Agustus 2011. Dia menggantikan mendiang Steve Jobs, tokoh legendaris Apple.

Banyak yang menilai Cook belum bisa menandingi karisma maupun kepemimpinan Jobs. Namun demikian, Apple di bawah kendalinya tetap punya performa bisnis sangat bagus.
 

9. Daniel Ek
9. Daniel Ek 
Daniel Ek adalah pendiri Spotify. Perusahaan yang didirikannya tahun 1997 itu menjadi cukup fenomenal dalam waktu singkat

Spotify adalah layanan musik streaming yang jumlah anggotanya sekarang sekitar 10 juta. Untuk mendengar musik sepuasnya, anggota harus membayar.

Daniel dianggap turut berjasa merevolusi bisnis musik. Dan Spotify pun cukup menguntungkan.
 

10. Virginia Rometty
http://www.didunia.net/ 
Dikenal dengan nama panggilan Ginnni, Virginia Rometty menempati peringkat ke 60 untuk seluruh daftar. Dia adalah wanita pertama yang menjadi CEO perusahaan raksasa IBM.

Virginia diangkat menjadi bos IBM pada bulan Januari 2012. Dia sudah bekerja di IBM selama 30 tahun dan kaya pengalaman.

Tantangan yang menghadangnya sebagai bos IBM semakin berat. Terutama memasuki era cloud computing saat ini. Ginni sendiri beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke Indonesia untuk membicarakan bisnis cloud bersama Telkom.
 
 

5 Modus Penipuan Online Paling Populer

http://www.didunia.net/
5 Modus Penipuan Online Paling PopulerPara pengguna internet tentu sudah sering menjumpai berbagai modus penipuan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. Mulai dari menyebarkan virus, membuat situs palsu, atau juga jebakan lain yang terlihat menggiurkan.

Namun dari begitu banyaknya jenis penipuan, Microsoft melalui National Cyber Security Awareness Month (NCSAM) menyimpulkan bahwa ada 5 modus penipuan yang paling sering dilakukan.

Laporan tersebut dibuat berdasarkan hasil survei pengguna internet di beberapa negara. Tak disebutkan berapa jumlah korenponden yang mengikutinya, namun Microsoft mengklaim sudah cukup mewakili berbagai ancaman yang ada di internet.


Selamat, Anda Menang Lotre!

5 Modus Penipuan Online Paling Populer di Dunia
Pengguna internet mungkin sudah tidak asing dengan modus penipuan ini, di sini calon korban akan dimingi-imingi uang benilai besar sebagai hadiah lotre. Ya, meski tak pernah merasa sudah mengikuti lotre, namun banyak sekali korban yang tertipu.

Namun alih-alih mendapatkan uang yang diinginkan, korban justru biasanya dimintai mengisi data diri pada form khusus. Tapi ada juga yang malah dibawa berkeliling menuju situs yang tidak jelas.

Hasil riset Microsoft menyebutkan bahwa penipuan jenis ini pernah dialami 44% koresponden mereka.


Antivirus Palsu


Penyebaran antivirus palsu memang kian menjadi-jadi. Pelaku biasanya menakuti-nakuti korban dengan menyebutkan bahwa komputernya terinfeksi virus berbahaya, ia pun sok menjadi pahlawan dengan menawarkan bantuan pembersihan.

Tak dinyana, pelaku yang seolah-olah menjadi dewa penolong itu justru akan memasukkan virus ke dalam komputer korban, atau menawarkan program antivirus palsu yang berharga miring.

Modus seperti ini memang sudah lama beredar, saking lamanya malah sudah ada pelaku yang berhasil dibekuk. 
Wanita ini pun diganjar dengan hingga denda Rp 1,5 Triliun.

Hasil riset Microsoft menyebutkan bahwa penipuan jenis ini menguasai 40% dari hasil survei yang dilakukan.

Email Jebakan

http://www.didunia.net/
Terkadang ada email yang mengaku-ngaku dari instansi atau perusahaan tertentu. Tapi awas bisa jadi itu adalah salah satu modus penipuan jika email tersebut mengandung link yang tidak jelas arahnya.

Terdengar aneh memang, namun modus penipuan seperti itu ternyata pernah dialami 39% koresponden yang mengikuti survei Microsoft.


Pangeran dan Putri Penipu

http://www.didunia.net/

Pernah menerima email dari seseorang yang mengaku sebagai pangeran atau putri dari negara tertentu? Jika iya, hampir dipastikan bahwa itu adalah salah satu jenis penipuan yang paling populer.

Pelaku yang mengaku pangeran atau putri itu biasanya meminta pertolongan kepada korban, biasanya berbentuk donasi dengan mengirimkan sejumlah uang ke rekening yang sudah ditentukan.

Hasil riset Microsoft menyebutkan bahwa penipuan jenis ini menguasai 39% dari hasil survei yang dilakukan.
 
 

Diserang Peretas, Apple Bikin Penangkal

Peretas menyusup melalui celah pada peranti lunak Java Oracle.

Menyusul serangan para peretas pada sejumlah perangkat Macintosh, Apple langsung merilis alat pelindung malware atau peranti lunak berbahaya.

Sekadar diketahui, peretas yang tidak diketahui identitasnya menyerang sejumlah komputer Mac milik pekerja Apple ketika mereka mengunjungi salah satu situs peranti lunak pengembang yang terinfeksi serangan.

Peranti lunak berbahaya itu masuk dengan memanfaatkan celah dalam peranti lunak Java Oracle Corp. Para peretas menyusup melalui celah tersebut untuk memasang plug-in dalam browser Web, yang nantinya bisa digunakan untuk menyerang perusahaan lain, Facebook.

Setelah diserang, Apple menegaskan tidak ada indikasi data telah berhasil diambil, dan Apple bekerja sama dengan pihak berwenang di Amerika Serikat untuk menyelidiki insiden ini.

"Apple telah mengidentifikasi malware yang menginfeksi sejumlah sistem Mac melalui bug dalam plug-in Java," ujar Apple dilansir Telegraph, 20 Febuari 2013.

"Malware itu digunakan dalam rangka menyerang Apple dan perusahaan lain, dan telah tersebar melalui situs Web pengembang perangkat lunak. Kami mengidentifikasi sejumlah kecil sistem dalam Apple telah terinfeksi, dan sudah kami tangani," tambah produsen iPhone ini.

Perusahaan berbasis di California ini menambahkan pihaknya telah merilis sebuah alat penghapus malware Java. Jika ditemukan serangan lanjutan, peranti lunak tersebut akan memblokir malware dari komputer Mac.

Apple bukan merupakan korban serangan malware pertama. Pekan lalu, diketahui Facebook turut menjadi korban. Melalui blog resmi, jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu mengaku sistemnya telah menjadi target serangan canggih pada bulan Januari lalu.

"Serangan ini terjadi ketika beberapa karyawan mengunjungi sebuah website pengembang mobile yang mencurigakan. Dan, benar, website itu diduga menyebar program jahat yang terinstal ke laptop para karyawan," tulis Facebook dalam blog.

Dalam insiden itu, Facebook telah menemukan bukti bahwa sejumlah data pengguna telah dicuri.

Situs mikroblog Twitter juga pernah mengalami serangan pada awal bulan Febuari lalu. Dilaporkan, peretas kemungkinan telah berhasil membobol informasi 250 ribu akun pengguna Twitter.



Konglomerat Facebook dan Google Kompak Beramal

Mereka sediakan hadiah total Rp319 miliar untuk 11 peneliti unggulan
Mark Zuckerberg (kiri) bersama pengusaha Rusia Yuri Milner
Mark Zuckerberg (kiri) bersama pengusaha Rusia Yuri Milner (REUTERS/Robert Galbraith)
Di dunia bisnis teknologi, para taipan Goggle dan Facebook saling bersaing untuk menjadi nomor satu. Namun, untuk kegiatan amal dan penelitian, mereka kompak saling dukung.

Menurut San Jose Mercury News, Mark Zuckerberg dari Facebook dan Sergey Brin dari Google serta pengusaha teknologi asal Rusia, Yuri Milner, mengumumkan penganugerahan "Life Sciences Breakthrough Prize" di San Fransisco, California, pada Rabu waktu setempat.
Sebelas pemenang hadiah itu masing-masing menerima US$3 juta (Rp29 miliar) atas jasa mereka meneliti upaya-upaya untuk menyembuhkan manusia dari penyakit ganas sekaligus memperpanjang usia hidup.

Hadiah total US$33 juta ini - sekitar Rp319,6 miliar - disediakan oleh Breakthrough Prize in Life Sciences Foundation, yaitu suatu yayasan yang didirikan Zuckerberg bersama istri, Brin bersama istri, dan Milner. Bagi kalangan media massa AS, ini merupakan hadiah khusus dari para bos raksasa teknologi bagi kalangan peneliti.

"Masyarakat kita perlu lebih banyak pahlawan yang bergerak di bidang penelitian, keilmuwan, dan teknik," kata Zuckerberg. Maka diselenggarakannya penghargaan khusus bagi "mereka yang secara luar biasa menunjukkan upaya mencari penyembuhan penyakit ganas dan memperpanjang hidup manusia," lanjut keterangan dari yayasan penyelenggara.

Tahun ini ada sebelas penerima, diantaranya adalah Shinya Yamanaka asal Jepang. Dia adalah peneliti sel punca yang beberapa waktu lalu menang Hadiah Nobel 2012 atas studinya.

Ketua yayasan yang sekaligus Ketua Dewan Direktur Apple, Art Levinson, mengungkapkan bahwa mereka yang patut mendapat hadiah adalah para peneliti di berbagai bidang medis, mulai dari kanker, imunologi, hingga neurobiologi.

Stacy Palmer, pengamat dari The Chronicle of Philantropy, menilai jarang sekali para konglomerat teknologi ini bersinergi dalam suatu proyek amal. "Tidak biasanya para filantropi itu bekerja bareng," kata Palmer.

Bila digabung, para konglomerat di yayasan itu punya aset kekayaan hingga lebih dari US$34 miliar, berdasarkan harga saham di Wall Street, ungkap Forbes

Bersama istri, Brin juga menyumbang US$30 juta untuk suatu proyek riset Parkinson yang diselenggarakan yayasan Michael J. Fox Foundation. Sementara itu, Zuckerberg pun Desember lalu menyumbang hampir US$500 juta dalam bentuk saham Facebook untuk memperbaiki sekolah-sekolah di kawasan Silicon Valley, California.



Setelah Bahasa Jawa, Google Kini Bisa Bahasa Bali


Rahajeng rauh ring Google! alias Selamat datang di Google - dalam bahasa Bali. Ya, Google baru saja menambahkan bahasa Bali sebagai salah satu pilihan bahasa pada halaman Google Indonesia.

Pengguna internet yang mengunjungi google.co.id sekarang memiliki opsi untuk membaca teks dalam bahasa Bali maupun bahasa Indonesia, Jawa dan Inggris. Ini adalah bahasa daerah kedua yang didukung di Indonesia setelah bahasa Jawa.

Penerjemahan dilakukan pada bulan Maret dan April tahun lalu, kerjasama antara Yayasan Dwijendra bersama BASAbali.org. Sebanyak 45 mahasiswa beserta ahli bahasa dari Universitas Udayana, Yayasan Dwijenda, serta Balai Bahasa membantu penyelenggaraan acara penerjemahan ini.

Menurut Windhu Sancaya, kepala ahli bahasa untuk BASAbali.org, ini adalah kemajuan luar biasa bagi masyarakat Bali sebagai bagian dari alam semesta bahasa dan pihaknya berharap ini akan membantu mengembangkan bahasa Bali, khususnya di kalangan anak muda masa kini yang suka menggunakan internet dan teknologi informasi.

"Hal ini juga akan menciptakan kesadaran bagi mereka untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa sebagai bagian dari kehidupan mereka di tengah-tengah globalisasi," lanjutnya.

Google Indonesia Head of Country, Rudy Ramawy menambahkan, Google dengan senang hati siap membantu upaya-upaya untuk melestarikan warisan Indonesia yang kaya budaya dan bahasa.

"Sebagai bahasa daerah yang digunakan oleh 4 juta orang, kami berharap bahasa Bali di Google akan memudahkan lebih banyak lagi pengguna internet menemukan informasi yang mereka butuhkan," pungkasnya.

Bahasa Bali akan tersedia di halaman home page Google dan hasil pencarian, namun bahasa Bali tidak akan menjadi salah satu bahasa di Google Translate.

6 Alasan Tweeps Memproteksi Akun Twitternya

6 Alasan Tweeps Memproteksi Akun Twitternya

Pernahkah kalian mengalami hal ini, ketika akan memfollow seorang ternyata harus nunggu di approve. Atau membaca tweet inspiratif dan ingin menyebarluaskannya tidak bisa? Memang hak sepenuhnya mereka memperlakukan akunnya seperti apa. Dan memang twitter sendiri memfasilitasi kebutuhan itu dengan dengan fiturnya yang memakai ikon grendel.

Sebenarnya sah-sah saja. Namun dari sekian banyak tweeple hanya sedikit yang memanfaatkan fitur proteksi itu. Ada banyak alasan tentunya. Ketika semua dengan mudah mempunyai akses internet, semua orang bisa langsung terhubung tanpa terhalang kelas social atau struktur organisasi, juga tak terhalang waktu dan lokasi. Hal ini menyebabkan seseorang lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang mendatangi kita.

Dari sekian tweeps (sebutan pengguna twitter) yang memproteksi akunnya, berikut beberapa alasan kenapa seseorang memproteksi akun twitternya.

1. Tak ingin diketahui keberadaan dan apa kegiatannya
Tweeple ini mempunyai kebiasaan yang sangat update, dia selalu menuliskan statusnya tentang keberadaanya di mana dan sedang apa. Namun ia tak ingin keberadaan dan kegiatannya itu diketahui oleh orang asing, orang-orang yang belum dikenalnya baik secara online maupun offline.

2. Menghindarkan diri dari eks-nya
Beberapa beralasan ia tak ingin orang yang pernah dikenalnya, baik teman maupun mantan yang sebelumnya mempunyai hubungan yang berakhir sepihak. Sehingga teman atau mantan yang bersangkutan masih penasaran dan masih terus ingin melanjutkan hubungan

3. Ingin menjaga privasi
Tipe ini biasanya terjadi pada tweeps yang sangat hati-hati berinternet. Mereka tidak ingin pribadinya diketahui oleh orang-orang yang (belum) tidak dikenalnya. Biasanya mereka memilih berteman secara real atau secara offline. Kenalan di sebuah acara dengan berjabat tangan langsung.

4. Tak ingin ide-idenya disebarluaskan ke khalayak
Ada beberapa tweeps yang ngetwitnya seperti menerbitkan jurnal ilmiah, sangat jarang. Tipe tweeps ini sangat menghargai ide-ide kerennya. Mereka tak ingin berbagi, apalagi kultwit.

5. Takut Followernya akan merusak reputasi
Ada lagi kekhawatiran (berlebihan) yang dialami oleh salah seorang pengguna twitter. Mereka memproteksi akun tiwitternya karena ketakutan follower yang tidak dikenalnya akan melakukan hal “aneh-aneh” yang bisa merusak reputasi yang telah di bangunnya selama ini.

6. Hanya memanfaatkan fitur yang disediakan oleh twitter, bukan bermaksud serius hanya iseng belaka

Pertama di Dunia, Kartu Nama Digital Android



Aplikasi Kwartu di HTC Desire U
             

Kartu nama, atau business card, sudah menjadi bagian penting bagi seorang pebisnis atau siapapun yang tinggal di lingkungan perkantoran.
Tapi, pernahkah Anda lupa membawa kartu nama saat bertemu mitra atau client baru? Sebagian besar dari kita pasti pernah mengalaminya. Kini, Anda bisa mengantisipasinya dengan Kwartu.

Kwartu adalah kartu nama digital yang terdiri dari aplikasi bergerak, atau mobile apps, yang terpasang di perangkat telepon dan website Kwartu.

Tampilan Kwartu tak berbeda dengan kartu nama biasa. Di dalamnya, Anda bisa menemukan nama, jabatan, alamat, dan nomor telepon.

Keistimewaannya, Kwartu juga menyediakan tautan atau link untuk langsung terhubung ke akun e-mail, Facebook, Twitter, Linkedin, Youtube, blog, dan lain sebagainya, di samping data-data pokok di atas.

Ide membuat aplikasi ini datang ketika seorang bernama Nurmanjaya, penggagas Kwartu, kewalahan mencari kontak dari kartu nama biasa.

"Lagipula, kartu nama ini bebas kertas, selaras dengan kampanye pelestarian lingkungan hidup, terutama hutan," kata Nurmanjaya, melalui keterangan yang diterima VIVAnews, 15 Februari 2013.

"Ditambah dengan perkembangan gaya hidup masyarakat ke arah digital. Tentu saja, penggunaan kartu nama digital akan lebih mudah ketimbang kartu nama biasa," tambah Nurman.

Serba sentuh
Selain data standar seperti nama, alamat dan nomor telepon, Kwartu menyediakan link ke situs pribadi, blog, media sosial dan akun-akun pribadi yang lain. Semua itu diakses hanya dengan sentuhan.

Kwartu bersifat sangat personal. Anda dapat memilih sendiri desain, tata letak, hingga jenis dan warna huruf. Dan, semua itu bisa diubah kapan saja.

Melalui aplikasi bergerak, orang bisa mendaftar, mengisi data-data yang akan dicantumkan pada Kwartu, menentukan desain, tata letak (lay-out) maupun jenis dan warna huruf.

Hampir semua bagian yang ada pada Kwartu merupakan "pintu gerbang" menuju tautan-tautan tertentu. Bila bagian nama disentuh, akan muncul deretan tautan ke website, blog, akun media sosial, dan akun-akun lain yang terkait dengan nama bersangkutan.

Demikian juga apabila bagian nomor telepon disentuh, akan muncul dial pad yang siap untuk menyambungkan panggilan telepon ke nama yang bersangkutan. Sementara bila bagian alamat e-mail disentuh, akan muncul pilihan e-mail client. Misalnya Gmail, yang bila disentuh akan menampilkan format e-mail yang siap ditulis dan dikirimkan ke nama yang bersangkutan.

Dan, apabila bagian alamat lokasi/domisili disentuh, akan muncul pilihan Google Maps yang akan menghadirkan peta lokasi dari alamat tersebut mengandalkan teknologi GPS.

"Apapun yang diubah pada sebuah Kwartu akan diperbaharui secara real-time di semua telepon selular mitra yang menyimpannya. Tak ada lagi nomor telepon atau alamat yang kadaluwarsa," jelas Nurman.

Tak sabar mau mencobanya? Kwartu dapat diunduh secara gratis dari Google Play Store. Untuk sementara, Kwartu hanya tersedia untuk perangkat Android.

CEO Marissa Mayer Ungkap Masalah Terbesar Yahoo


CEO Marissa Mayer Ungkap Masalah Terbesar Yahoo

Pada konferensi Goldman Sachs Technology and Internet di San Francisco, CEO Yahoo Marissa Mayer membeberkan masalah terbesar perusahaan kepada beberapa investor. Yahoo membutuhkan lebih banyak klik.
 
Pada momen itu, Marissa mengungkapkan kalau kerjasama fungsi pencarian Yahoo dengan Microsoft kurang menguntungkan dan membuahkan hasil.
"Saya tidak heran. Masalah terbesar kami sekarang adalah impression (jumlah tayang). Bisakah kami menumbuhkan impression?" katanya sebagaimana dimuat ZDnet, Jumat (15/2/2013).

Impression alias jumlah tayang (berapa kali iklan muncul pada sebuah halaman web). Salah satu poin dari aliansi ini adalah Yahoo dan Microsoft ingin meningkatkan market share bukan hanya trading share.
Marissa berencana untuk memangkas jumlah aplikasi pada portofolionya saat ini dan mencari cara agar pengguna internet mau menghabiskan lebih banyak waktu pada properti online Yahoo, untuk menampilkan lebih banyak iklan penghasil uang.
Ia juga mengatakan, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk mencari cara menumbuhkan pembaca. "Sebagian besar waktu saya dihabiskan untuk fokus pada produk, memuaskan pengguna kami, dan bagaimana menginspirasi mereka," kata Marissa.
Bisnis Yahoo memang menurun dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan dalam periode lima tahun, ada empat CEO yang keluar masuk perusahaan sampai akhirnya Marissa Mayer masuk menggantikan CEO lainnya. Pengangkatan Marissa sebagai CEO baru Yahoo dilakukan pada bulan Juli 2012 lalu, tiga bulan setelah raksasa internet itu mem-PHK 2.000 karyawannya.

Kerjasama Microsoft dan Yahoo sendiri ditandatangani pada tahun 2010 lalu. Keduanya menandatangani kerjasama 10 tahun untuk menyediakan sistem pencarian web untuk mengalahkan dominasi Google. Namun, skema tersebut tidak sesuai harapan.
Dalam kesepakatan kerjasama itu, Microsoft akan mempersenjatai situs web Yahoo dengan search engine Bing, sementara Yahoo akan memperkuat lini penjualan iklan online Microsoft.

Namun nyatanya, Google masih menjadi search engine nomor satu di AS dengan pangsa pasar 66,7%. Pangsa pasar Yahoo justru turun dari 16% menjadi 12,2%, sementara Microsoft naik dari 12% menjadi 16,3%. Meski demikian, saham Yahoo naik signifikan lebih dari 30% sejak kepemimpinannya. 

Teknologi Quick Charge, Ngecas Ponsel Jadi 40% Lebih Cepat

Teknologi Quick Charge, Ngecas Ponsel Jadi 40% Lebih Cepat

Umumnya semakin besar kapasitas baterai maka akan semakin lama mengisi ulang baterainya. Namun Qualcomm tampaknya telah menyiapkan solusinya.

Qualcomm mengumumkan teknologi baru yang dibenamkan pada chipset Snapdragon miliknya. Teknologi yang dinamakan dengan Quick Charge 1.0 ini diklaim dapat mengisi ulang baterai 40 persen lebih cepat dari waktu charging biasanya.
Dilansir dari laman Android Authority, Jumat (15/2/2013), disebutkan bahwa ponsel yang tidak menggunakan teknologi ini membutuhkan waktu empat jam untuk diisi ulang hingga penuh. Sedangkan ponsel yang menggunakan teknologi Quick Charge diklaim hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga jam.

Anda tidak membutuhkan kabel konektor baru, tetapi hanya menggunakan kabel USB charger biasa. Dalam blog resminya, Qualcomm melansir ada beberapa seri ponsel yang kompatibel dengan teknologi ini.

Perangkat yang kompatibel dengan teknologi ini antara lain Motorola DROID DNA/ J Butterfly, HTC One S/SV/VX, EVO LTE, HTC EVO LTE, LG Nexus 4, LG Optimus G, Motorola ATRIX HD, DROID RAZR HD/ MAXX, DROID RAZR M, Samsung Galaxy Tab 2 7.0 dan Sony Xperia T / TL dan perangkat lainnya.

Qualcomm menyatakan teknologi ini sudah tersedia untuk lebih dari 70 perangkat yang menggunakan chipset Snapdragon. Perusahaan chipset asal Amerika Serikat mengadaptasi inovasi teknologi ini yang sejak Juni 2012



Duet Mozilla dan Chrome Ciptakan Fitur yang Bisa Chat Langsung dari Browser


Kabar gembira untuk pengguna browser Firefox dan Google Chrome. Mozilla dan Google kini telah mengintegrasikan fitur WebRTC RTCPeerConnection ke dalam browser mereka.

Dengan adanya kolaborasi ini, pengguna Firefox dan Chrome kini bisa berkomunikasi lebih mudah. Mereka dapat membuat panggilan suara maupun video secara langsung melalui browser mereka masing-masing. Hebatnya, komunikasi langsung dari browser ini bisa dilakukan tampa harus menginstall aplikasi pihak ketiga.

"Karena fungsi ini sekarang sudah terintegrasi ke dalam browser, pengguna dapat terhindar dari masalah penginstalan," kata Mozilla melalui keterangan tertulis, Rabu (06/2/2013).

Untuk menguji cobanya, Mozilla mengontak teman-teman mereka di Google untuk berdiskusi secara online melalui browser masing-masing. Demo panggilan video Firefox-Chrome dilakukan antara Chief Innovation Officer Mozilla, Todd Simpson dan Director of Product Management Google, Hugh Finnan (lihat video di bawah ini).

Selain melakukan panggilan suara atau video, pengguna juga dapat mengirim foto, video, tautan berita, dan lain-lain, cukup dengan melakukan drag-and-drop file yang ingin dibagi ke jendela obrolan video Anda.

Tujuan dari WebRTC adalah untuk menyediakan sebuah platform umum bagi semua piranti pengguna untuk berkomunikasi dan berbagi suara, video, dan data dalam waktu singkat. WebRTC saat ini juga sedang didefinisikan di organisasi standar W3C dan IETF sebagai standar terbuka.

BlackBerry Segera Kirim Z10 Edisi Terbatas untuk Para Pengembang

Red

BlackBerry dikabarkan semakin dekat dengan mengirimkan versi terbatas BlackBerry Z10 warna merah untuk pengembang terpilih yang telah membuat aplikasi terbaru untuk produk terbaru BlackBerry itu.

Perusahaan ini berencana mendistribusikan 12.000 unit ponsel ini sebagai uncapan terima kasih untuk pengembang. Menurut posting blog perusahaan, pengiriman ini akan dilakukan selama lima sampai tujuh minggu.

Namun, ada syarat yang diajukan Blackberry untuk mendapatkan ponsel ini yaitu, BlackBerry 10 Native SDK, WebWorks atau SDK untuk Adobe AIR.

Awal bulan ini, BlackBerry memang mendapat berita buruk terkait dengan terlambatnya pengiriman Z10 untuk perusahaan Verizon Wireless.

Ponsel terbaru BlackBerry ini memiliki layar 4,2 inci, RAM 2GB dan kamera 8MP. Khusus untuk telepon yang akan diberikan pada para pengembang memang memiliki spesifikasi yang sama.

tetapi, ponsel yang akan diberikan ini memiliki warna merah, yaitu warna yang tidak akan dijual BlackBerry di pasaran yang hanya berwarna hitam dan putih.

Vine Luncurkan Update Aplikasi Terbaru Dengan Batasan Usia

vine

Vine Labs merilis versi baru dari vine untuk sistem operasi iOS. Aplikasi video versi 1.0.5 ini telah direklarifikasi untuk usia 12+ sampai 17+.

Perubahan ini dilakukan menyusul respon terhadap kontroversi yang terjadi atas posting berbau pornografi. Pada satu bagian dari Vine, terdapat "Editor's Pick" yang mungkin telah menyebabkan Apple mendepaknya dari App Store.

Untuk tindakan pencegahan ekstra, pengguna kini dapat melaporkan atau memblokir profil dengan tombol "..." yang terdapat pada aplikasi. Tombol itu juga dapat digunakan untuk berbagi posting ke Twitter dan Facebook setelah sebelumnya diserahkan pada Vine.

Aplikasi Vine ini dapat didownload secara gratis di App Store dan membutuhkan iPhone 3GS atau perangkat iOS lainnya untuk menjalankannya.

Lenovo Luncurkan Lima Ponsel Sekaligus Untuk Segala Segmen


Lenovo kembali meramaikan pasar ponsel pintar Indonesia dengan meluncurkan lima smartphone IdeaPhone sekaligus untuk menyasar semua segmen.

"Kami menargetkan lebih dari satu juta unit ponsel terjual tahun ini," kata Presiden Direktur PT Lenovo Indonesia, Sandy Lumy, di Jakarta, Selasa.

Sandy mengatakan, Lenovo juga menargetkan perolehan pangsa pasar ponsel pintar di Indonesia sebesar 10 persen untuk semua tipe sepanjang 2013.

Lima ponsel pintar terbaru Lenovo yang hadir pada awal 2013 ini meliputi seri A690 berlayar empat inci; A800, P770, dan S720 yang berlayar 4,5 inci; serta S890 dengan layar lima inci.

Lenovo IdeaPhone A690 dengan prosesor 1GHz ditawarkan IDR 1,149 juta; IdeaPhone A800 berprosesor 1,2GHz seharga IDR 1,649 juta; IdeaPhone P770 berprosesor dual-core 1,2GHz seharga IDR 2,599 juta; IdeaPhone S720 berprosesor Dual Core 1GHz seharga IDR 2,499 juta; dan IdeaPhone S890 berprosesor 1,2 Ghz seharga IDR 2,799 juta.

Pada Oktober 2012, Lenovo telah meluncurkan lima seri ponsel pintar yaitu IdeaPad K860, IdeaPad A60+, IdeaPad P700i, IdePad S880, dan IdeaPad S560.

"Dalam empat bulan, 100 ribu ponsel Lenovo telah terjual," kata Sandy tentang kelima produk ponsel pintar Lenovo yang diluncurkan pada 2012 itu.

Sandy menambahkan, saat ini Lenovo belum berencana menggunakan sistem operasi selain Android pada perangkat-perangkat ponsel pintarnya.