Showing posts with label Aplikasi. Show all posts
Showing posts with label Aplikasi. Show all posts

Cara Mengembalikan Foto Yang Terhapus di Android

Ponsel Android telah menjamur dimana-mana, dari kalangan bawah sampai kalangan  atas tergila-gila dengan Android. Bahkan pada tahun lalu BlackBerry yang notabene penguasa di Indonesia seakan-akan di tenggelamkan oleh Android. Nah, seiring banyaknya pengguna Perangkat Android, banyak permasalahan yang muncul pada perangkat Android. Salah satunya adalah Foto yang terhapus di perangkat Android. Maka untuk itu di sini trendgadget ingin menyajikan tips bagaimana cara mengembalikan foto yang terhapus di Android dengan DiskDigger.

DiskDigger sendiri merupakan aplikasi Android gratis yang bisa digunakan untuk mengembalikan foto yang terhapus dari kartu memori, bahkan walaupun memori card tersebut sudah terformat foto Anda masih bisa dikembalikan.Sayangnya aplikasi ini masih dalam versi beta jadi hanya foto yang berformat JPEG dan PNG saja yang bisa dikembalikan.

Capture1 Cara Mengembalikan Foto Yang Terhapus di Android dengan DiskDigger

Aplikasi ini sudah bisa dijalankan di ponsel dengan Android Versi 2.2 Froyo atau yang lebih tinggi. Dan untuk menjalankan aplikasi ini sangatlah mudah, setelah Anda berhasil menginstal DiskDigger, pilihlah Device (memori) dan lakukanlah Scan, jika belum muncul lakukan refresh. Setelah itu tunggu hingga prosesnya selesai maka akan muncul foto yang sebelumnya telah terhapus di Ponsel atau tablet android anda.

Aplikasi DiskDigger ini juga memungkinkan Anda untuk menggunakan filter untuk mencari foto berdasarkan ukuran dan juga jenis foto. Jika Anda ingin mencari berdasarkan ukuran minimal pada file yang ditampilkan, centang “minimum file size” setelah itu masukkan angka minimal ke dalam form. Dan begitu pula sebaliknya jika Anda ingin mencari ukuran maksimal dari foto Anda.

diskdigger3 Cara Mengembalikan Foto Yang Terhapus di Android dengan DiskDigger

Kalau foto yang terhapus tadi sudah ditemukan anda bisa menyimpannya. Salah satu kelebihan aplikasi Diskdigger ini adalah adanya fitur batch yang mana berfungsi untuk menyimpan foto individu atau semua. Media penyimpanan dari aplikasi ini tidak hanya memori ekternal saja tapi juga bisa dikirim foto yang diketemukan ke alamat email.
diskdigger4 Cara Mengembalikan Foto Yang Terhapus di Android dengan DiskDiggerdiskdigger5 Cara Mengembalikan Foto Yang Terhapus di Android dengan DiskDigger

Untuk mendownload silahkan kunjungi alamat ini.
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.defianttech.diskdigger
Nah, cukup mudah bukan, jika Anda termasuk pengguna Android dan mengalami kehilangan file foto karena tidak sengaja terhapus apalagi terformat Anda bisa menggunakan Aplikasi DiskDigger ini. Mudah-mudahan cara mengembalikan foto yang terhapus di Android ini bisa membantu Anda.


Duet Mozilla dan Chrome Ciptakan Fitur yang Bisa Chat Langsung dari Browser


Kabar gembira untuk pengguna browser Firefox dan Google Chrome. Mozilla dan Google kini telah mengintegrasikan fitur WebRTC RTCPeerConnection ke dalam browser mereka.

Dengan adanya kolaborasi ini, pengguna Firefox dan Chrome kini bisa berkomunikasi lebih mudah. Mereka dapat membuat panggilan suara maupun video secara langsung melalui browser mereka masing-masing. Hebatnya, komunikasi langsung dari browser ini bisa dilakukan tampa harus menginstall aplikasi pihak ketiga.

"Karena fungsi ini sekarang sudah terintegrasi ke dalam browser, pengguna dapat terhindar dari masalah penginstalan," kata Mozilla melalui keterangan tertulis, Rabu (06/2/2013).

Untuk menguji cobanya, Mozilla mengontak teman-teman mereka di Google untuk berdiskusi secara online melalui browser masing-masing. Demo panggilan video Firefox-Chrome dilakukan antara Chief Innovation Officer Mozilla, Todd Simpson dan Director of Product Management Google, Hugh Finnan (lihat video di bawah ini).

Selain melakukan panggilan suara atau video, pengguna juga dapat mengirim foto, video, tautan berita, dan lain-lain, cukup dengan melakukan drag-and-drop file yang ingin dibagi ke jendela obrolan video Anda.

Tujuan dari WebRTC adalah untuk menyediakan sebuah platform umum bagi semua piranti pengguna untuk berkomunikasi dan berbagi suara, video, dan data dalam waktu singkat. WebRTC saat ini juga sedang didefinisikan di organisasi standar W3C dan IETF sebagai standar terbuka.

Vine Luncurkan Update Aplikasi Terbaru Dengan Batasan Usia

vine

Vine Labs merilis versi baru dari vine untuk sistem operasi iOS. Aplikasi video versi 1.0.5 ini telah direklarifikasi untuk usia 12+ sampai 17+.

Perubahan ini dilakukan menyusul respon terhadap kontroversi yang terjadi atas posting berbau pornografi. Pada satu bagian dari Vine, terdapat "Editor's Pick" yang mungkin telah menyebabkan Apple mendepaknya dari App Store.

Untuk tindakan pencegahan ekstra, pengguna kini dapat melaporkan atau memblokir profil dengan tombol "..." yang terdapat pada aplikasi. Tombol itu juga dapat digunakan untuk berbagi posting ke Twitter dan Facebook setelah sebelumnya diserahkan pada Vine.

Aplikasi Vine ini dapat didownload secara gratis di App Store dan membutuhkan iPhone 3GS atau perangkat iOS lainnya untuk menjalankannya.

Aplikasi Ini Dapat Membantu Jomblo Untuk Memiliki Pasangan

tinder

Para jomblo dapat segera mencari pasangan untuk menghabiskan Hari Valentine hanya dengan menggunakan sebuah aplikasi baru yang dapat menyambung hubungan orang-orang yang punya ketertarikan satu sama lain.

Lewat aplikasi ini, pengguna dapat melihat foto orang yang lokasinya dekat dengan mereka. Jika tertarik, pengguna dapat menyatakan keinginan untuk berkencan dan kalau orang yang dituju juga tertarik, aplikasi otomatis akan menghubungkan mereka dalam suatu percakapan.

Namun jika pengguna tersebut hanya membuat ajakan "bertepuk sebelah tangan" maka ajakan untuk berkencan mereka hanya akan terlihat sebagai ajakan anonim.

"Ini membatasi perbincangan dengan orang-orang yang membuat Anda tertarik. Jadi percakapan itu mulai dari level yang sangat dalam," kata Sean Rad, salah satu pendiri dan CEO Tinder, perusahaan bermarkas di Los Angeles yang mengembangkan aplikasi yang disebut Tinder.

Seperti dikutip dari Reuters, aplikasi Tinder yang kini tersedia di iPhone itu telah menjodohkan lebih dari 10 juta pasangan sejak dirilis pada September. Menurut Rad, pengguna aplikasi itu kebanyakan berusia 18 tahun sampai 30 tahun.

Aplikasi itu memajang foto pengguna dari Facebook, pengguna yang tertarik dengan seseorang bisa melakukan notifikasi kepada yang bersangkutan secara anonim dan jika keduanya saling tertarik maka pesan-pesan bisa dikirim ke keduanya.

Selain Tinder juga ada aplikasi serupa bernama Let's Date dirilis untuk iPhone di Amerika Serikat pekan lalu. Tidak hanya menampilkan foto, aplikasi tersebut menyediakan informasi berupa minat dan hobi dari para pengguna Facebook.

"Tujuan kami adalah menciptakan aplikasi yang mirip dengan pengalaman di dunia nyata seperti pergi ke pesta atau bar dengan orang-orang yang berpotensi memenuhi syarat," kata Sehan Suhl, pendiri Let's Date.

"Anda seperti berada di tengah kumpulan orang dan jika ada seorang yang menarik perhatian Anda, begitu pula sebaliknya, percakapan dapat mengalir dan bisa saja seseorang mengajak Anda berkencan," tambah dia.

Aplikasi Let's Date hanya bisa dipakai oleh pengguna yang aktif di Facebook setidaknya selama setahun dan punya minimal 50 teman.

Meski aplikasi itu dapat membantu pengguna menemukan teman kencan secara cepat namun menemukan orang yang tepat untuk berkencan butuh waktu.

"Biasanya orang bisa mendapat pasangan malam itu juga, tapi mungkin Anda ingin menghabiskan waktu yang lebih lama untuk menemukan pasangan tepat demi menghabiskan hari Valentine," tambah dia.

Tinder dan Let's Date berencana merilis aplikasi mereka untuk sistem operasi Android.